Website APFII - Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia v2.0 [Release Date : 02-April-2007]
Member : Public | Login | Register
 
 
Home  
| Kontak  
 
Topik Utama
Berita
Kalender Acara
Tokoh Pilihan
Etalase
Artikel
Galeri
  Topik Utama    
  Jakarta, September 06, 2010  
Berkas
 
BAGAIMANA MELIHAT PETA PRODUKSI IKLAN TAHUN 2007
  Edisi: January 2007
[Posting: 01-Jan-2007, 14:30]
WAJAH WAJAH BARU
  Edisi: December 2006
[Posting: 05-Dec-2006, 15:00]
DIRECTOR GUILD
  Edisi: October 2006
[Posting: 25-Oct-2006, 22:00]
PELATIHAN SUTRADARA
  Edisi: October 2006
[Posting: 03-Oct-2006, 08:00]
APFII Road Show
  Edisi: September 2006
[Posting: 02-Sep-2006, 08:00]
 
Page 6 to 10 of 18
[1] [2] [3] [4]
 
APFII | Topik Utama Detail  
   
BAGAIMANA MELIHAT PETA PRODUKSI IKLAN TAHUN 2007
Edisi: January 2007
[Posting: 01-January-2007 14:30]

Oleh: Panji Kusmin
(Reporter APFII)

Menyikapi tahun 2007 ini, sepertinya kita harus mencoba lebih arif dan membingkai perspektif nilai sebuah produksi,bahwa budgeting akan terus bertambah ketat. Memang kita pekerja film tidak dipusingi mengenai struktur budgeting secara keseluruhan, sebagaimana pemilik PH atau executive produser. Namun ada kecenderungan bahwa PH akan berusaha memangkas elemen elemen yang tidak perlu dan tetap mengharapkan kualitas pekerjaan yang sama atau bahkan lebih tinggi lagi. Jika dahulu harga mati sebuah produksi iklan memakai format 35 mm rata rata di atas 300 juta rupiah untuk hitungan sehari syuting, kini mulai bergerak di bilangan 250 – 300 juta. Bahkan ada saja PH yang nekad mencoba dibawah 200 juta, tentu saja dengan hasil dan kualitas yang biasa biasa saja

Diperkirakan kapasitas produksi iklan tidak bergeser jauh dari sepanjang tahun 2006 ini,meskipun ada kecendurangan PH PH baru bermunculan,yang tentu saja dengan konsekuensi persaingan harga akan semakin ketat. Mengenai harga fee tentu saja hampir mustahil untuk menaikan apa yang biasa kita terima, bahkan bisa saja ada pemangkasan elemen elemen biaya. Sementara kesempatan kerja tetap terbuka bagi pekerja film yang professional,sementara yang tidak capable akan tergilas dengan mudah

Mungkin di sini sudah selayaknya pekerja film harus mencoba mensiasati dengan standar kerja yang lebih efisien. Syuting hura hura dengan anggota rombongan tiap departemen yang membludak sudah bukan jamannya lagi. Dengan adanya pembentukan Asosiasi PH iklan dalam waktu dekat ini, akan hubungan PH akan sangat terkait dan bukan tidak mungkin akan menjadi filter bagi pekerja pekerja film iklan yang tidak kompeten. Untuk ke tahun ini,APFII akan membakukan sistem kerja yang standard, seperti jumlah jam kerja sehingga tidak lazim lagi bekerja sampai jam 6 pagi di hari berikutnya. Lalu kontrak kerja antara pekerja dengan PH. Tentu saja semua itu dengan konsekuensi yang akan diminta dari PH adalah apakah mereka tetap menjaga standar profesi yang layak ? Apakah hak dan kewajiban PH seimbang dengan apa yang didapat oleh pekerja film iklan itu sendiri ? Dengan adanya asosiasi PH akan membuat pola hubungan antara pekerja film dan PH menjadi lebih teratata dengan baik, karena tentu saja para asoasiasi PH ini akan mempunyai standar kerja yang harus dipatuhi seluruh anggotanya. Siapkah kita ?

(Panji Kusmin / Reporter APFII)
   
   
Informasi Lain  
   
  berita
Komunitas Film Jeruk Purut (KFKJ) mengadakan Pelatihan ke-10
Edisi: Aug 2007
[20-Aug-2007 15:54]

Oleh: Admin

Komunitas Film Jeruk Purut (KFJP) akan menggelar pelatihan yang ke 10, yakni "Teknik Framing dan Golden Section".
Pembicara yang akan tampil adalah:
  1. Yandi AY [detail]
  produk review

ARRIFLEX D20
Edisi: Jun 2006
[Posting: 21-Jun-2006 20:10]
[detail]
Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia
Jl. Cililin 2 No.6, Kebayoran Baru, Jakarta 12170, INDONESIA, Telp. 021-7395751,Fax. 021-72790887
 
Best viewed with Firefox 1.5 [download ] or IE 6 in 1024x768 screen resolution
Copyright © 2006-2007 Asosiasi Pekerja Film Iklan Indonesia, All rights reserved
Version 2.0, Development by : Mediasolusindo